MANDI AIR HANGAT DAPAT MEREDAKAN FLU

by Jamilatul Istiqomah, Juni 29, 2024

 

MANDI AIR HANGAT DAPAT MEREDAKAN FLU

Flu atau juga dikenal dengan influenza, adalah penyakit yang pada umumnya terjadi pada manusia. Gejala awal influenza biasanya ditandai dengan demam, pilek, batuk, sakit kepala, dan nyeri pada bagian sendi. Meskipun flu terbilang penyakit ringan, namun flu sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan sangat mempengaruhi kualitas hidup seseorang.

 

Salah satu cara alami untuk meredakan flu adalah dengan mandi menggunakan air hangat. Mandi menggunakan air hangat sudah dilakukan sejak lama untuk meredakan flu. Tidak hanya itu, air hangat juga memberikan banyak manfaat bagi tubuh baik untuk fisik maupun untuk mental. Pada artikel ini kita akan membahas bagaimana air hangat dapat meredakan gejala flu dengan efektif.

Mengapa Mandi Menggunakan Air Hangat Dapat Meredakan Flu?

Mandi menggunakan air hangat dapat meredakan flu lantaran udara lembab dari air hangat dapat melembabkan tenggorokan, saluran hidung, dan mengencerkan lendir. Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa kita dapat ketika mandi menggunakan air hangat untuk meredakan flu dan meningkatkan daya tahan tubuh:

1.Melembabkan Saluran Pernapasan

Salah satu manfaat utama dari mandi air hangat untuk meredakan flu adalah kemampuannya untuk melegakan saluran pernapasan. Pada saat flu, saluran pernapasan biasanya menjadi iritasi dan meradang, yang menyebabkan batuk dan pilek. Mandi menggunakan air hangat membantu dalam mengurangi iritasi pada saluran pernapasan dengan cara menciptakan lingkungan yang lembab sehingga memungkinkan lendir yang mengganggu saluran pernapasan akan lebih mudah terlepas.

2.Meringankan Ketegangan Otot

Flu terkadang menyebabkan tubuh terasa nyeri dan tegang, terutama pada bagian otot. Mandi air hangat menjadi salah satu cara yang dapat meringankan ketegangan otot dengan cara memperbaiki sirkulasi darah dan melemaskan otot.

Air hangat juga membantu meregangkan pembuluh darah, sehingga memungkin darah untuk mengalir secara lancar ke area yang tegang dan nyeri. Agar mendapatkan hasil yang maksimal, setelah mandi dengan air hangat dapat dilakukan pemijatan pada bagian tubuh yang nyeri dan pegal

3.Menghangatkan Tubuh

Saat sedang terkena flu, tubuh sering kali merasa dingin dan tidak nyaman. Mandi menggunakan air hangat dapat membantu meningkatkan suhu tubuh dan mengurangi rasa dingin dengan menggantinya dengan rasa nyaman dan hangat. Tidak hanya membuat tubuh merasa baik secara fisik, namun juga dapat meningkatkan suasana hati karena air hangat membuat tubuh merasa nyaman dan rileks.

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Mandi Air Hangat



1.Gunakan Air Hangat Bukan Panas

Air yang digunakan dalam mandi air hangat adalah air dengan suhu yang hangat dan nyaman, jangan terlalu dingin juga jangan terlalu panas. Suhu yang tepat untuk mandi air hangat adalah 37-40 derajat celcius.

Air yang terlalu panas dapat membuat rasa lelah yang dapat memperburuk gejala flu. Selain itu, jika air terlalu panas dapat menyebabkan tubuh kehilangan minyak alami dari kulit dan membuatnya kering dan iritasi.

2.Tambahkan Minyak Esensial

Menambahkan minyak esensial tertentu ke dalam air hangat untuk mandi juga dapat meningkatkan manfaat. Misalnya jika menambahkan eucalyptus yang memiliki sifat antiseptik dan ekspektoran yang dapat membantu membersihkan saluran pernapasan yang dapat meredakan batuk dan pilek. Selain eucalyptus, minyak peppermint juga dapat memberikan manfaat sebagai sensasi pendingin yang dapat menyegarkan dan mengurangi rasa lelah.

3.Menambahkan Garam Epsom

Garam epsom sudah sejak lama digunakan untuk mengurangi nyeri pada otot dan meningkatkan relaksasi. Menambahkan garam epsom ke dalam air hangat yang digunakan untuk mandi pada saat sedang flu dapat meredakan ketegangan otot dan meningkatkan kenyamanan. Garam epsom juga dapat mengurangi pembengkakan dan peradangan pada tubuh sehingga dapat meredakan rasa sakit dan nyeri yang disebabkan oleh flu.

4.Tidak Berlama-lama di Dalam Air

Meskipun mandi menggunakan air hangat dapat meredakan flu, penting untuk tidak berlama-lama di dalam air. Jika terlalu lama di dalam air dapat membuat rasa pusing dan kelelahan yang dapat memperparah flu. Adapun waktu ideal mandi air hangat yang dianjurkan adalah 15-20 menit. Terlalu lama terkena air hangat juga dapat membuat kulit kering dan iritasi.

5. Pakai Water Heater Ariston

Tips selanjutnya yaitu memakai water heater Ariston untuk memanaskan air. Water heater ini mampu memanaskan air hingga 300 Liter dan cocok untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Ariston water heater dirancang dengan teknologi khusus dari Italia yang mempermudah proses pemanasan air.

Perhatikan Hal-hal Berikut Setelah Mandi Air Hangat

1. Perbanyak Minum

Pada saat mandi menggunakan air hangat, tubuh akan mengeluarkan banyak keringat sehingga tubuh akan kekurangan cairan. Direkomendasikan setelah mandi menggunakan air hangat banyak meminum air putih agar tubuh tidak dehidrasi. Minum air putih juga dapat melonggarkan lendir pada tenggorokan sehingga membuatnya lebih ‘plong’.

2. Istirahat yang Cukup

Pada saat terkena flu, tubuh akan memerlukan waktu untuk menyembuhkan diri. Jadi, pastikan tubuhmu mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Tidur dan istirahat yang cukup membantu mempercepat proses penyembuhan gejala flu. Mandi menggunakan air hangat membuat kualitas tidur semakin baik dan merasa nyaman.

3. Konsultasikan ke Dokter

Meskipun mandi menggunakan air hangat dapat membantu meredakan flu, bukan berarti menjadi pengganti perawatan medis. Jika gejala flu tak kunjung membaik setelah mandi menggunakan air hangat, usahakan langsung konsultasi ke dokter untuk perawatan lebih lanjut. Dokter dapat memberikan saran perawatan ataupun resep obat medis.

Cara Mandi Air Hangat yang Efektif

Buat kamu yang masih bingung, gimana sih cara mandi air hangat yang efektif? Di bawah ini adalah langkah-langkah mandi air hangat agar mendapatkan hasil yang efektif!

 

1.Tentukan suhu air yang nyaman, jangan terlalu panas

2.Tambahkan minyak aromaterapi agar memberikan kenyamanan dan rasa rileks

3.Sebelum mandi, minum air putih terlebih dahulu agar tubuh tetap terdehidrasi

4.Batasi durasi mandi tidak terlalu lama

5.Lakukan Pat Dry setelah mandi untuk menjaga tubuh agar selalu lembab.

 

Kesimpulan

Air hangat memiliki sifat menenangkan untuk tubuh yang mengalami sakit akibat flu. Ketika tubuh terkena air hangat pembuluh darah akan melebar memperbaiki aliran darah dan meningkatkan sirkulasi peredaran darah. Hal ini akan membantu melegakan pernapasan dan mengurangi gejala sesak napas yang seringkali menyertai flu.

 

Selain meredakan flu, mandi menggunakan air hangat juga dapat mengurangi gejala demam. Ketika tubuh terasa demam, air hangat dapat membantu menurunkan suhu tubuh secara berkala. Mandi menggunakan air hangat juga menjadikan perasaan nyaman dan memudahkan tubuh untuk memerangi virus yang dapat menyebabkan flu.

 

Tentu saja mandinya pakai air water heater dong! Apa sih, water heater dan apa kegunaanya? Water heater adalah sebuah produk yang memiliki kegunaan memasak air dengan cara yang praktis dan simpel. Jadi, buat kamu yang sering mandi air hangat secara rutin untuk menjaga kesehatan tubuh dan tidak mau ribet, water heater menjadi solusi utama dalam memasak air dengan cara yang praktis dan simpel. Segera dapatkan produknya hanya dari DistributorAriston terlengkap dan terbesar di Indonesia.

Apa Itu Naik Haji, Buk?

by Jamilatul Istiqomah, Juni 06, 2024

Apa itu Naik Haji, Buk?

Waktu pelaksanaan haji akan bebarengan dengan rangkaian Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada bulan Dzulhijah. Tepatnya  9 Zulhijah atau malam ke-10 Zulhijah, yaitu malam lebaran Idul Adha.

Bulan ini pun sudah bersliweran bis pengantar haji. Tradisi mengantarkan jemaah haji sampai ke titik pemberangkatan merupakan hal yang sudah tak asing. Orang-orang yang mengantar biasanya sanak family, kerabat, dan tetangga. 

Montoran santai di sore hari untuk membeli kebab, jajanan favorit. Demi jajanan favorit, aku bersama putri semata wayangku, Kiya haruslah keluar dari dusun. 

Montoran agar merasa lebih aman terhindar dari jatuh dan kantuk, ia berbonceng duduk di jok depan sembari memegang kedua spion. Kurang lebih 10 menit dari dusunku keluar melewati jalan raya desa, gerobak kebab berjejer di jalanan raya.

Dalam perjalanan, kami seringkali menemui bis bergambar jemaah haji. Kiya menatap bis tersebut dengan memicingkan matanya. 

Aku pun mengetahui maksudnya "itu bis mengantarkan orang naik haji dek." 

"Banyak ya buk bis nya, dari tadi sliweran." 

Tak lama kemudian bis rombongan pengantar naik haji berlalu lalang.Sambil menunjuk bis yang menyalip kami "buk, lihat ada bis pengantar naik haji lagi."

"Wah iya dek, kamu kok tahu kalau itu bis pengantar orang naik haji?'' tanyaku.

"Kan ada gambarnya orang naik haji buk tadi," jawabnya. 

"Naik haji ke Mekkah kan buk?" 
"Iya dek."

Pernah kudapati ia sedang bermain HP, ketika membuka Youtube terdapat video fyp  tentang naik haji. Jadi, aku tak heran kalau seusianya mengetahui tentang naik haji itu ke Mekkah. 

Setiba di gerobak kebab, sambil menunggu pesanan, aku menceritakan tentang almarhum dan almarhumah buyutnya yang pernah menunaikan ibadah haji. Ia pun mendengarkan dengan seksama. 

Tak terasa, kebab yang kami tunggu sudah siap dibawa pulang. Dalam perjalanan, ia bertanya "buk, naik haji itu naiknya (manjat) setinggi apa? Naik apa? Tingginya seberapa? Segenteng buk? Apa tingginya pol sampai menembus langit?" beberapa pertanyaan terlontar sembari merentangkan tangannya ke arah langit. 

Aku tertawa kecil mendengar pertanyaan polosnya. Selain itu, aku merasa senang sekaligus kagum dengan rasa ingin tahunya. 

Belum sempat aku jawab. Ia melontarkan pertanyaannya kembali. "Buk, di Mekkah berarti ada tangga menuju langit? Capek ya buk, naik tangga untuk naik haji."

"Dek Kiya, naik haji bukan berarti naik (manjat) ya. Naik haji itu adalah salah satu rukun Islam, disamping membaca syahadat, salat, zakat, dan puasa. Haji sesuatu yang sangat penting bagi umat Muslim. Ini adalah perjalanan yang dilakukan ke sebuah kota di Arab....''

"Arab? Mekkah buk, Arab Arab haha buk buk," celanya dengan merasa paling benar.

"Iya dek, maksudnya di  negara Arab yang namanya kota Mekkah. Kayak kita di negara Indonesia tapi tinggalnya kita di Purwodadi dek." 

Ia memanyunkan bibirnya setelah mendengar penjelasanku. Dengan memiringkan kepalanya, tampak berpikir "kenapa harus ke Mekkah, buk? Apa hanya ada tangga menuju langit untuk naik haji? Oh hanya ada di Mekkah ya buk?"

"Hmmmm, ia masih berfikiran bahwa naik haji itu naik (manjat) tangga," gumamku.

"Dek Kiyaaaa, naik haji itu bukan naik (manjat) tangga ke langit, bukaaaan. Naik haji itu di Mekkah karena Mekkah itu tempat yang sangat istimewa bagi umat Islam. Di sana ada Ka'bah, rumah Allah, yang menjadi pusat ibadah kita. Semua orang Muslim yang mampu secara fisik atau sehat dan keuangan diwajibkan untuk pergi ke sana setidaknya sekali seumur hidup.”

“Lah, kalau gak naik (manjat) orang disana ngapain buk?” tanyanya lagi, matanya berbinar penasaran memutar kepalanya menatapku.

“Di sana, kita melakukan serangkaian ibadah yang sudah ditentukan, seperti thawaf, yaitu mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali, dan sa’i, berlari-lari kecil antara dua bukit, Safa dan Marwah. Selain itu, ada juga wukuf di Padang Arafah, yang merupakan puncak dari ibadah haji.”
Ia masih terdiam. "Dek Kiya pernah lihat ka'bah kan di HP? Itu loh dek yang berbentuk kubus atau kotak berwarna hitam" 

"Ooooh..." sepertinya ia sedikit paham apa yang aku maksud. 

"Aku, Ibuk, koko (kakek), yayi (nenek), dek Hisna, tete Ulya, om Cam, om Uzi besok  naik haji ya buk seperti Mbah buyutnya dek Kiya yang pernah naik Haji."
 
"Aamiin"

*Agar lebih paham dan punya gambaran tentang naik haji, Kiya aku buatkan Ilustrasi 3D dari kertas dan kardus naik haji